Minggu, 05 Juni 2016

manajemen investasi : saham preferen


SAHAM PREFEREN
Saham preferen merupakan saham yang dikeluarkan oleh perusahaan, dimana perusahaan mengeluarkan kelas lain dari saham. Dengan kata lain, saham preferen mempunyai sifat gabungan yaitu saham biasa dan obligasi. Saham preferen mempunyai beberapa karakteristik antara lain:
a.   Preferen terhadap dividen
Hak untuk menerima dividen terlebih dahulu dibanding dengan pemegang saham biasa.
Hak Kumulatif, yaitu dimana pemegang saham berhak menerima dividen dari tahun-tahun sebelumnya yang belum dibayarkan sebelum pemegang saham biasa menerima dividennya.
Dividends in arrears, dividen-dividen periode lalu yang belum dibagikan dan akan dibagikan nanti dalam bentuk dividen kumulatif.
b.   Preferan pada waktu likuidasi
Pada saat likuidasi, pemegang saham preferen dapat memperoleh aktiva perusahaan terlebih dahulu dibanding dengan saham biasa.
           Saham preferen sama halnya seperti saham biasa yang memiliki ciri khas tersendiri. Berikut adalah ciri khasnya :
  • Mempunyai tingkatan atau level, saham preferen bisa diterbitkan dengan ciri khas tertentu.
  • Memiliki tunggakan dari penghasilan dan aktiva, untuk urusan pendapatan deviden saham preferen memiliki prioritasnya tersendiri.
  • Dividen yang didapat sifatnya stack/kolektif, artinya saham jenis ini bisa mendapatkan dividen yang menumpuk jika sebelumnya tidak mendapatkan dividen sama sekali.
  • Saham preferen umumnya bisa dijadikan kembali menjadi saham biasa dengan persyaratan persetujuan dari pihak penerbit saham dan pemegang saham.
Keuntungan saham preferen adalah :
a)      Mempunyai kemampuan untuk meningkatkan pengaruh keuangan.
b)      Fleksibel karena memperbolehkan penerbit untuk tetap menunda tanpa mengambil resiko jika usaha sedang lesu, yaitu tidak membagikan bunga atau membayar pokonya.
a)      Memberikan pendapatan yang layak
b)      Dalam hal likuidasi, pemegang saham preferen mempunyai hak istimewa melebihi pemegang saham biasa.


c)      Dapat digunakan dalam restrukturasi perusahaan.
        
              Saham preferen mempunyai beberapa macam, diantaranya adalah:
a.   Convertible preferred stock
Merupakan menukaran beberapa saham preferen dengan saham biasa dengan rasio penukaran yang telah ditentukan sebelumnya untuk menarik para investor yang menyukai saham biasa.
b.   Callable preferred stock
Pembelian kembali saham yang telah dibeli oleh pemegang saham lain di masa mendatang dengan nilai tertentu.
c.   Floating atau Adjustable-rate preferred stock (ARP)
Merupakan saham preferen tipe baru yang pembayaran dividennya tidak dibayar secara tetap, melainkan tingakt dividen yang dibayarkan tergantung dari tingkat return dari sekurikat treasury bill.

Para ulama fikih Sepakat mengharamkan penerbitan dan menjual belikan saham preferen dengan beberapa alasan berikut ini:
  1. Pemilik saham preferen mendapat hak istimewa saat likuidasi dan hal tersebut mengandung unsur ketidakadilan .Para pemilik saham preferen tidak memiliki kelebihan yang menyebabkanya mendapatkan perilaku istimewa ini. padahal keuntungan dalam usaha hanya diberikan kepada pemilik modal dan seorang yang memiliki keahlian, sedangkan pemegang saham preferen tidak memiliki kelebihan dalam 2 hal tersebut dibanding pemegang saham biasa. Ibnu Qudamah berkata: "seseorang berhak mendapatkan keuntungan dikarenakan ia memiliki andil dengan modal atau keahlian. dengan demikian tidak ada alasan untuk memberikan persentase keuntungan yang melebihi total modal sekutu pasif. sehingga persyaratan semacam ini tidak sah" (Al-Mughni oleh Ibnu Qudamah 7/139)
  2. Pada dasarnya keuntungan yang diberikan kepada pemilk saham preferen adalah riba. Karena modal mereka terjamin dan tetap mendapatkan keuntungan walaupun kinerja perusahaan merugi. Tidak diragukan lagi, ini adalah kedzholiman dan salah satu bentuk pengambilan harta orang lain dengan cara cara yang menyelisihi syari'at. Rasulullah  صلى الله عليه وسلم bersabda: "penghasilan/keuntungan adalah imbalan atas kesiapan menaggung kerugian" (HR.Ahmad, Abu Dawud, at-Tirmidzi, an-Nasa'i dan dihasankan oleh al-Albani).

Organisasi OKI, yaitu International Fiqih Academy dengan tegas menyatakan:"Tidak boleh menerbitkan saham preferen yang memiliki konsekuensi memberikan jaminan atas dana investasi yang ditanamkan atau memberikan keuntungan yang bersifat tetap,atau mendahulukan pemiliknya ketika pengembalian investasi atau pembagian deviden" (sidang ke-7, Keputusan no:63/1/7)
Saham preferen karena sifatnya yang menjanjikan pendapatan tetap bagi pemegang saham maupun hak-hak istimewa lainnya yang bertentangan dengan prinsip dasar musyarakah di samping memasukkan unsur gharar (ketidakjelasan), maysir (spekulasi) dan riba (bunga), tidak diperkenankan secara syariah. Hal itu sesuai substansi fatwa DSN-MUI No:40/DSN-MUI/X/2003 tentang Pasar Modal Dan Pedoman Umum Penerapan Prinsip Syariah Di Bidang Pasar Modal pada Pasal 4, diatur bahwa jenis efek syariah mencakup Saham Syariah yaitu bukti kepemilikan atas suatu perusahaan yang memenuhi kriteria syariah yang ditetapkan dalam fatwa, dan tidak termasuk saham yang memiliki hak-hak istimewa.

Rabu, 01 Juni 2016

manajemen investasi : CAPM






CAPITAL ASSET PRICING MODEL (CAPM)

  1. LATAR BELAKANG
Model CAPM diperkenalkan oleh Treynor, Sharpe dan Litner. Model CAPM merupakan pengembangan teori portofolio yang  dikemukan oleh Markowitz dengan memperkenalkan istilah baru yaitu risiko sistematik (systematic risk) dan risiko spesifik/risiko tidak sistematik (spesific risk /unsystematic risk). Pada tahun 1990, William Sharpe memperoleh nobel ekonomi atas teori pembentukan harga aset keuangan yang kemudian disebut Capital Asset Pricing Model (CAPM) .
Capm menjelaskan tentang hubungan antara return dan beta.penggunaan capm telah memberi landasan bagi banyak investor dalam memahami persoalan resiko yang dikaji dengan mempergunakan beta,yaitu suatu model yang telah dipakai dan dipergunakan diberbagai penelitian.namun dalam era teknologi sekarang ini banyak pihak yang sudah mulai memodifikasi capm,tentu itu dilakukan dengan didasarkan atas berbagai alasan yang kuat,seperti :kondisi pasar sekuritas yang berlaku adalah dianggap tidak sempurna dsb.


  1. RUMUSAN MASALAH
  1. Bagaimana penjabaran model capm ?
  2. Bagaimana penjelasan tentang portofolio pasar ?


PEMBAHASAN
  1. Penjabaran model CAPM
  1. Pengertian CAPM
  • Menurut william f.sharpe,capm merupakan model penetapan harga aktiva equilibrium yang menyatakan bahwa ekspetasi return atas sekuritas tertentu adalah fungsi linier positif dari sensitivitas sekuritas terhadap perubahan return portofolio pasarnya.
  • Menurut pakar keuangan lainnya capm adalah hubungan antara resiko dengan tingkat keuntungan yang diharapkan sebuah perusahaan.
Secara umum,capm adalah sebagai sudut pandang investor dalam melihat berbagai reaksi dipasar.kondisi-kondisi dipasar ini selanjutnya mendorong seseorang investor untuk berperilaku dalam memutuskan berbagai keadaan seperti risk dan return serta harga keseimbangan pada suatu sekuritas.1


  1. Asumsi-asumi tentang capm
  • Tidak ada biaya transaksi.
Artinya pemodal bisa membeli atau menjual sekuritas tanpa menanggung biaya transaksi.
  • Investasi sepenuhnya bisa dipecah-pecah (fully divisible)
Pemodal bisa melakukan investasi sekecil apapun setiap jenis sekuritas
  • Tidak ada pajak penghasilan bagi para pemodal
Pemodal akan merasa indifferent antara memperoleh deviden atau capital gain.pemodal dikatakan memperoleh capital gains kalo terjadi kenaikan harga saham dan capital loss kalau terjadi penurunan saham.
  • Para pemodal tidak bisa mempengaruhi harga saham dengan tindakan membeli atau menjual saham.
Asumsi ini sama dengan asumsi persaingan sempurna dalam teori ekonomi.meskipun,tidak ada pemodal individual yang bisa mempengaruhi harga,tindakan pemodal secara keseluruhan akan mempengaruhi harga.
  • Para pemodal akan bertindak semata-mata atas pertimbangan expected value dan deviasi standart tingkat keuntungan portofolio.
  • Para pemodal bisa melakukan short sales
  • Terdapat riskless lending and borrowing rate,sehingga pemodal bisa menyimpan dan meminjam dengan tingkat bunga yang sama.
  • Pemodal mempunyai pengharapan yang homogen.
Para pemodal sepakat tentang expected return,deviasi standar,dan koefisien korelasi antar tingkat keuntungan.
  • Semua aktive bisa diperjual-belikan.2


  1. Rumus model capm
Penghitungan capm memiliki 3 variabel yang saling berkaitan yaitu,risiko sistematis (β),return market (Rm),dan bebas risiko (Rf).


Ri = Rf +βi (Rm-Rf)


Keterangan :
Ri = return saham i
Rf =return investasi bebas risiko
Βi =beta saham i (risiko sistematis )
Rm = return pasar.


Contoh soal :
Diketahui pt.maha dewa membuat perkiraan beta saham pt.jaya mandala adalah 0,11,dan keuntungan bebas risikonya sebesar 14 %,serta keuntungan pasar sebesar 19%.
Jawab : Ri = Rf +βi (Rm-Rf)
= 0,14 + 0,11 (0,19-0,14)
= 0,1455 atau 14,55 %


  • Adapun rumus return market :

Rm = IHSGt - IHSGt-1
IHSGt-1


Keterangan :
Rm = return market atau keuntungan pasar.
IHSGt = nilai tolak ukur pada periode sekarang.
IHSGt-1 = nilai tolak ukur periode sebelumnya.




  • Adapun return investasi bebas risiko sering dilihat pada tingkat suku bunga deposito pemerintah,karena dianggap deposito pemerintah selalu aman.
  • Selanjutnya risiko sistematis sering disebut dengan beta (β).beta menunjukan hubungan antara saham dan pasarnya.beta memiliki kriteria :
  • β > 1 = menunjukan harga saham perusahaan lebih mudah berubah dibanding indeks pasar.
  • β< 1 = menunjukkan tidak terjadinya kondisi yang mudah berubah berdasarkan kondisi pasar.
  • β=1 = menunjukkan bahwa kondisinya sama dengan indeks pasar.


  1. Garis pasar modal (capital market line)
Garis pasar modal adalah garis yang menunjukkan semua kemungkinan kombinasi portofolio efisien yang terdiri dari aktiva-aktiva berisiko dan aktiva bebas risiko dan garis yang menggambarkan suatu hubungan antara expected return dengan total risk pada keadaan pasar yang seimbang.



Beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk GPM yaitu :
  1. Garis pasar modal hanya terdiri dari portofolio efisien yang berisi dengan aktiva bebas risiko.
  2. Karena ekuibrilium pasar,GPM harus mempunyai slope positif meningkat atau dengan kata lain E(Rm) harus lebih besar dari Rbr.


  1. Garis pasar sekuritas
  • Garis pasar sekuritas adalah suatu garis yang menghubungkan antara tingkat return yang diharapkan dari suatu sekuritas dengan risiko sistematis.
  • Sml selama ini juga sering dipergunakan untuk menilai sekuritas secara individual dalam kondisi dan situasi pasar yang seimbang.
  • Risiko sistematis dapat diukur dengan mempergunakan beta (B)
  • Beta dilihat untuk mengukur risiko sekuritas.
  • Semakin tinggi beta maka semakin tinggi resiko yang terjadi.
Gambar garis pasar sekuritas :
Pada high risk dan low risk dapat dijelaskan sebagai berikut :
  1. High risk adalah asset yang risikonya memiliki risiko tinggi dipasar.
  2. Low risk adalah asset yang risikonya memiliki risiko lebih kecil di pasar.
  3. Jika E (R) dan β positif artinya adalah untung.
  4. Jika E(R) dan β negatif artinya adalah rugi.
  • Apa perbedaan CML dan SML?
- CML menggambarkan hubungan risiko dan
return pada pasar yang seimbang, untuk
portofolio-portofolio yang efisien.
- SML menggambarkan hubungan risiko dan
return dari aset-aset individual ataupun
portofolio yang tidak efisien.
- Ukuran risiko dalam CML adalah deviasi
standar portofolio (P)
- Ukuran risiko dalam SML adalah beta
sekuritas ()

  1. Portofolio pasar
Portofolio pasar adalah portofolio yang berisi dengan semua aktiva yang ada dipasar.

  • Pada kondisi pasar yang seimbang, semua investor akan memilih portofolio pasar (portofolio optimal yang berada di sepanjang kurva efficient frontier).
  • Dalam kondisi pasar yang seimbang, semua investor akan memilih portofolio pada titik M sebagai portofolio yang optimal (terdiri dari aset-aset berisiko).
  • Portofolio pada titik M (portofolio pasar) akan selalu terdiri dari semua aset berisiko, dan merupakan portofolio aset berisiko yang optimal.
  • Dengan demikian risiko portofolio pasar hanya terdiri dari risiko sistematis (risiko yang tidak dapat dihilangkan oleh diversifikasi).
  • Secara umum, portofolio pasar dapat diproksi dengan nilai indeks pasar, seperti IHSG atau LQ45 untuk kasus di Indonesia




PENUTUP

  1. Kesimpulan


capm adalah sebagai sudut pandang investor dalam melihat berbagai reaksi dipasar.kondisi-kondisi dipasar ini selanjutnya mendorong seseorang investor untuk berperilaku dalam memutuskan berbagai keadaan seperti risk dan return serta harga keseimbangan pada suatu sekuritas.
Asumsi-asumi tentang capm
  • Tidak ada biaya transaksi.
  • Investasi sepenuhnya bisa dipecah-pecah (fully divisible)
  • Tidak ada pajak penghasilan bagi para pemodal
  • Para pemodal tidak bisa mempengaruhi harga saham dengan tindakan membeli atau menjual saham.
  • Para pemodal akan bertindak semata-mata atas pertimbangan expected value dan deviasi standart tingkat keuntungan portofolio.
  • Para pemodal bisa melakukan short sales
  • Terdapat riskless lending and borrowing rate,
  • Pemodal mempunyai pengharapan yang homogen.
Garis pasar modal adalah garis yang menunjukkan semua kemungkinan kombinasi portofolio efisien yang terdiri dari aktiva-aktiva berisiko dan aktiva bebas risiko dan garis yang menggambarkan suatu hubungan antara expected return dengan total risk pada keadaan pasar yang seimbang.
Garis pasar sekuritas adalah suatu garis yang menghubungkan antara tingkat return yang diharapkan dari suatu sekuritas dengan risiko sistematis. Portofolio pasar adalah portofolio yang berisi dengan semua aktiva yang ada dipasar.


DAFTAR PUSTAKA
Fahmi,Irham. 2013. Pengantar Pasar Modal.Bandung: Alfabeta
Husnan,Suad. 2003.Dasar-Dasar Teori Portofolio Dan Analisis Sekuritas. Yogyakarta : Unit Penerbit Dan Percetakan AMP YKPN.
Hartono,Jogiyanto.2014.Teori Portofolio Dan Analisis Investasi. Yogyakarta : BPFE