Rabu, 01 Juni 2016

PKN : ketahanan nasional


KETAHANAN NASIONAL SEBAGAI GEOSTRATEGI INDONESIA
Sesuai dengan paradigma ketatanegaraan NKRI maka ketahanan nasional merupakan salah satu konsepsi politik dari negara republik Indonesia. Ketahanan nasional dikatakan sebagai konsep geostrategi bangsa Indonesia. Geostrategi adalah suatu cara atau pendekatan dalam memanfaatkan kondisi lingkungan untuk mewujudkan cita-cita proklamasi dan tujuan nasional.1 Geostrategi Indonesia dirumuskan dalam wujud ketahanan nasional,karena merupakan sebuah kondisi dinamik suatu bangsa yang berisi keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional guna menghadapi tantangan,ancaman,hambatan,dan gangguan baik yang datang dari dalam maupun luar,secara langsung maupun tidak langsung yang bersifat membahayakan integritas,identitas,dan kelangsungan hidup bangsa Indonesia.2


1. Pengertian ketahanan nasional
Terdapat tiga sudut pandang yang menjelaskan pengertian ketahanan nasional :
  • Ketahanan nasional sebagai kondisi,yaitu suatu gambaran atas keadaan atau kondisi yang ideal karena hal itu menjadikan suatu negara memiliki kemampuan dalam mengembangkan kekuatan nasional sehingga mampu menghadapi ancaman dan gangguan kelangsungan hidup berbangsa.
  • Ketahanan nasional sebagai sebuah pendekatan,yaitu metode atau cara dalam menjalankan suatu kegiatan khususnya pembangunan negara.sebagai suatu pendekatan ketahanan nasional menggambarkan pendekatan yang integral.
  • Ketahanan nasional sebagai doktrin,yaitu salah satu konsep khas indonesia yang berupa ajaran konseptual tentang pengaturan dan peyelenggaraan bernegara.sebagai doktrin dasar nasional,konsep ketahanan nasional dimasukkan dalam GBHN agar setiap orang,masyarakat,dan penyelenggara negara meminta dan menjalankannya.


Secara umum ketahanan nasional adalah kondisi dinamis yang merupakan integrasi dari kondisi tiap aspek kehidupan bangsa dan negara. Pada hakikatnya ketahanan nasional adalah kemampuan dan ketangguhan suatu bangsa untuk dapat menjamin kelangsungan hidup menuju kejayaan dan negara. Berhasilnya pembangunan nasional akan meningkatkan ketahanan nasional,dan sebaliknya ketahanan nasional yang tangguh akan mendorong pembangunan nasional.3


2. Latar belakang ketahanan nasional


Gagasan awal tentang ketahanan nasional dimulai tahun 1960-an pada kalangan militer angkatan darat di SSKAD yang sekarang bernama SESKOAD. Masa itu adalah sedang meluasnya pengaruh komunisme yang berasal dari uni soviet dan cina. Pengaruh komunisme menjalar sampai kawasan indo cina sehingga satu per satu kawasan indo cina menjadi komunis seperti laos,vietnam,dan kamboja. Fenomena tersebut memengaruhi para pemikir militer di SSKAD,untuk melakukan pengamatan mengapa di kawasan indo cina tidak ada perlawanan yang kuat untuk menghadapi ekspansi komunis. Berbekal dari pengamatan tersebut maka kekuatan indonesia untuk menghadapi pengaruh komunis,adalah adanya kemampuan teritorial dan perang gerilya.
Meskipun telah memiliki kekuatan,pengaruh komunisame tetap berhasil mengadakan pemberontakan pada 30 september 1965.namun pada akhirnya gerakan tersebut dapat diatasi dan berakhir pada tahun 1968.berakhirnya gerakan G 30 SP PKI,menimbulkan pemikiran dilingkungan SSKAD dan lemhanas (lembaga pertahanan nasional) yaitu unsur kesatuan dan persatuan sangat diperlukan guna meningkatkan kekuatan nasional serta tantangan dan ancaman terhadap bangsa harus diwujudkan dalam bentuk ketahanan bangsa yang dimanifestasikan dalam unsur unsur ideologi,ekonomi,sosial,dan militer.


Perkembangan tentang ketahanan nasional muncul pada tahun 1969 yang dirumuskan bahwa ketahanan nasional merupakan keuletan dan daya tahan suatu bangsa yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional yang ditujukan untuk menghadapi segala ancaman dan kekuatan yang membahayakan kelangsungan hidup negara dan bangsa indonesia.4


3. Ciri-ciri ketahanan nasional
  • Merupakan kondisi sebagai persyaratan utama bagi negara berkembang.
  • Fokus untuk mempertahankan kelangsungan hidup dan mengembnagkan kehidupan.
  • kondisi dinamis bangsa yang berisi keuletan dan ketangguhan.
  • Menghadapi tantangan,ancaman,hambatan dan gangguan yang datang dari luar maupun dalam.
  • Didasarkan pada metode astragatra
  • Harus didasarkan pada falsafah negara dan wawasan nasional


4. Asas-asas ketahanan nasional
  • Asas kesejahteraan dan keamanan
Asas ini dapat dibedakan namun tidak dapat dipisahkan dan merupakan kebutuhan manusia yang mendasar serta esensial,bagi perseorangan maupun kelompok dalam kehidupan bermasyarakat,berbangsa,dan bernegara.dalam kehidupan nasional tingkat kesejahteraan dan keamanan yang dicapai merupakan tolak ukur ketahanan nasional.
  • Asas komprehensif integral atau menyeluruh terpadu
Sistem kehidupan nasional mencakup segenap aspek kehidupan bangsa secara menyeluruh dan terpadu dalam bentuk perwujudan persatuan dan perpaduan yang seimbang,serasi dan selaras dari seluruh aspek kehidupan bermasyarakat.
  • Asas mawas ke dalam dan mawas ke luar
Sistem ketahanan nasional juga berinteraksi dengan lingkungan sekelilingnya ,dalam proses interaksi tersebut dapat timbul berbagai dampak.baik yang bersifat positif maupun negatif.mawas ke dalam bertujuan untuk menimbulkan hakikat,sifat dan kondisi kehidupan nasional itu sendiri berdasarkan nilai-nilai kemanusiaan .sedangkan mawas dari luar bertujuan untuk mengantisipasi dan ikut berperan serta menghadapi dan mengatasi dampak lingkungan strategis luar negeri.
  • Asas kekeluargaan
Asas ini mengandung keadilan,kearifan,,kebersamaan,gotong royong,tenggang rasa dan tanggung jawab dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.


5. Sifat-sifat ketahanan nasional
  • Mandiri,yaitu ketahanan nasional bersifat percaya pada kemampuan dan kekuatan sendiri dengan keuletan dan ketangguhan yang mengandung prinsip tidak mudah menyerah serta bertumpu pada identitas integritas dan kepribadian bangsa.
  • Dinamis,yaitu ketahanan nasional tidaklah tetap melainkan dapat meningkat ataupun menurun tergantung pada situasi dan kondisi bangsa dan negara serta lingkungan strategisnya.
  • Manunggal, yaitu ketahanan nasional memiliki sifat integratif yang diartikan terwujudnya kesatuan dan perpaduan yang seimbang.
  • Kewibawaan,yaitu ketahanan nasional sebagai hasil pandangan yang bersifat manunggal tersebut dapat mewujudkan kewibawaan nasional yang akan diperhitungkan oleh pihak lain.semakin tinggi daya tangkal suatu negara akan semakin besar pula kewibawaanya.
  • Konsultasi dan kerjasama,yaitu ketahanan nasional tidak mengutamakan konfrontataif dan antagonis,tidak mengandalkan kekuasaan dan kekuatan fisik semata,tetapi lebih bersifat konsultatif dan kerja sama.


6. Ketahanan nasional dalam berbagai aspek
  • Ketahanan nasional dari aspek alamiah (trigatra)
Trigatra sebagai aspek alamiah adalah aspek-aspek suatu negara yang sudah melekat pada negara itu.adapun trigatra meliputi aspek geografi,aspek kekayaan,dan aspek alam dan kependudukan.
  1. Aspek geografi
Wilayah turut pula menentukan kekuatan nasional negara.hal yang terkait dengan wilayah negara meliputi :
  • Bentuk wilayah negara dapat berupa negara pantai,negara kepulauan atau negara kontinental
  • Luas wilayah negara
  • Posisi geografis,astronomi,dan geologis negara
  • Daya dukung wilayah negara.
  1. Aspek kekayaan alam
Kekayaan alam suatu negara ialah segala sumber dan potensi yang terdapat di lingkungan negara tersebut.hal-hal yang berkaitan dengan aspek kekayaan alam sebagai elemen ketahanan nasional,meliputi :
  • Potensi sumber daya alam yang bersangkutan mencakup sumber daya alam hewani,nabati dan tambang.
  • Kemampuan mengeksplorasi sumber daya alam
  • Pemanfaatan sumber daya alam dengan memperhitungkan masa depan dan lingkungan hidup.
  • Kontrol atas sumber daya alam.
Kemampuan mengeksplorasi sumber daya alam semakin penting bagi ketahanan nasional dan kemajuan suatu negara.
  1. Aspek kependudukan
Faktor-faktor yang memengaruhi ketahanan nasional :
  • Aspek kualitas mencakup tingkat pendidikan,ketrampilan,etos kerja,dan kepribadian
  • Aspek kuantitas yang mencakup jumlah penduduk,pertumbuhan,persebaran,perataan,dan perimbangan penduduk di tiap wilayah negara.


  • Ketahanan nasional dalam aspek sosial (pancagatra)
  1. Aspek ideologi
Ideologi adalah seperangkat gagasan ide,cita-cita dari sebuah masyarakat tentang kebaikan bersama yang dirumuskan dalam bentuk tujuan yang harus dicapai dan cara-cara yang digunakan untuk mencapai tujuan itu.
Ideologi memiliki dua fungsi pokok guna mendukung ketahanan suatu bangsa yaitu :
  • Sebagai tujuan cita-cita dari kelompok masyarakat yang bersangkutan artinya nilai-nilai yang terkandung dalam ideologi itu menjadi cita-cita yang akan dituju bersama.
  • Sebagai sarana pemersatu dari masyarakat yang bersangkutan,artinya masyarakat yang banyak dan beragam itu bersedia menjadikan ideologi sebagai milik bersama dan menjadikannya bersatu.
  1. Aspek politik
Penyelenggaraan politik bernegara amat mempengaruhi kekuatan nasional.bangsa indonesia sendiri telah berketetapan untuk mewujudkan negara indonesia yang bersusunan kesatuan,berbentuk republik dengan sistem pemerintahan presidensiil.adapun sistem politik yang dijalankan adalah sistem politik demokrasi (pasal 1 ayat 2 UUD 1945)
  1. Aspek ekonomi
Bidang ekonomi memberi peran langsung dalam upaya pemberian dan distribusi kebutuhan warga negara.kemajuan dalam bidang ekonomi akan menjadikan suatu negara memiliki kekuatan.setiap negara memiliki sistem ekonomi yang berbeda-beda.secara umum sistem ekonomi memiliki dua macam tipe yaitu sistem ekonomi liberal dan sistem ekonomi sosialis.namun,suatu negara dapat mengembangkan sistem ekonomi yang dianggap sebagai cerminan dari nilai dan ideologi bangsa yang bersangkutan.seperti di negara indonesia yang menyatakan sistem ekonomi pancasila yang bercorak kekeluargaan.
  1. Aspek sosial budaya
Unsur budaya di masyarakat memiliki peran dalam kekuatan nasional suatu negara.pengembangan integrasi menjadi hal yang amat penting sehingga dapat memperkuat ketahanan nasional.integrasi bangsa dapat dilakukan dengan 2 strategi kebijakan,yaitu assimilationist policy dan bhineka tunggal ika policy.
  1. Aspek pertahanan keamanan
Pertahanan keamanan suatu negara merupakan unsur pokok terutama dalam menghadapi ancaman militer negara lain.oleh karena itu,unsur utama pertahanan keamanan berada di tangan tentara (militer). Pertahanan keamanan negara juga merupakan salah satu fungsi pemerintahan negara. Bangsa Indonesia menetapkan politik pertahanan sesuai dengan undang-undang nomor 3 tahun 2002 tentang pertahanan negara. pertahanan negara indonesia menempatkan tentara sebagai komponen utama pertahanan.








1 Winarno,pendidikan kewarganegaraan,PT bumi aksara:jakarta,hlm 170
2 Tukiran taniredja,DKK, pendidikan kewarganegaraan, alfabeta :bandung,hlm 188
3 Winarno,ibid ,hlm 174
4 Winarno,ibid,hlm 173

Tidak ada komentar:

Posting Komentar